Putaran pemilihan Duta Wisata Blora 2022 dimulai

Sosialisasi digelar di berbagai sekolah

Dinas Pemuda Olahraga dan Budaya Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora menggelar sosialisasi pemilihan Kakang Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora di berbagai sekolah menengah atas atau setingkatnya. Putaran pemilihan dimulai.

AUDRI FITRIA WIDOWATI penuh semangat berbicara di depan belasan mahasiswa yang menuntut ilmu di Akademi Keperawatan Blora. Ia menceritakan pengalamannya saat ikut dalam pemilihan Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora tahun 2019. Di depan mereka, lulusan SMA 1 Jepon ini mendorong mereka untuk ikut dalam ajang pemilihan Kakang-Mbakyu Duta Wisata Kabupaten Blora tahun 2022.

"Gak papa, kalah menang it's oke. Saya pun seperti kalian di sini, mendengarkan kakak-kakak. Saya punya mimpi, saya ingin menjadi dia," ucapnya yang dianya merujuk pada Kakang-Mbakyu Duta Wisata senior yang memberikan motivasi kepadanya, 3 tahun silam.

Menemani Audri di Akademi Keperawatan pada Rabu, 20 Juli 2022, ada juga Elshanda Rahmawati yang merupakan alumnus Akper, dan Muhammad Dafa Arya Pradana. Bidang Pariwisata di Dinporabudpar Kabupaten Blora menyertakan mereka dalam sosialisasi pemilihan Kakang-Mbakyu Duta Wisata 2022 sebagai motivator kepada mahasiswa dan pelajar yang tertarik ikut dalam ajang tahunan yang 2 tahun terakhir tidak diadakan akibat adanya pandemi. Audri sendiri merupakan juara favorit Mbakyu Duta Wisata Blora 2019, sementara Elshanda juara harapan III, dan Dafa terpilih sebagai Kakang Duta Wisata 2019.

"Dalam sosialisasi pemilihan Duta Wisata Kabupaten Blora tahun 2022 ini, kami menyertakan para terpilih pada tahun-tahun lalu untuk memberikan motivasi dan mendorong pelajar dan mahasiswa ikut dalam ajang ini," kata Yeti Romdonah dari Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Blora.

Ada 23 sekolah dan 1 akademi di Kabupaten Blora yang menjadi sasaran sosialisasi Duta Wisata 2022, yang digelar dari Senin, 18 Juli 2022 hingga Kamis, 28 Juli 2022. Antara lain: SMA 1 Blora, SMA 2 Blora, SMA 1 Tunjungan, Akper Blora, SMK 1 Blora, SMK 2 Blora, SMA Katolik Blora, SMK Katolik Blora, SMA 1 Jepon, SMK 1 Jepon, SMA 1 Cepu, SMK 1 Cepu, SMA 2 Cepu, SMA Muhammadiyah 2 Cepu, SMA 1 Randublatung, SMK PSM Randublatung, SMA dan SMK Santo Louis Randublatung, SMK 1 Kunduran, SMA 1 Ngawen, SMA Bhakti Husada, SMA Muhammadiyah Blora, SMK 1 dan 2 Muhammadiyah Blora.

"Dengan adanya duta-duta wisata yang terpilih nantinya diharapkan dapat menginformasikan dan mempromosikan potensi alam, pariwisata, seni budaya, produk unggulan dan potensi lainnya tentang Kabupaten Blora di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Diharapkan pula duta wisata yang terpilih bisa pandai mempromosikan potensi daerah untuk menarik wisatawan, baik domestik maupun internasional," jelas Yeti.

Secara teknis, persyaratan ikut dalam ajang ini adalah mereka yang berusia 17 hingga 24 tahun, bisa pelajar maupun mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Blora, punya tinggi badan minimal 170 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, juga punya kemampuan 3 bahasa dengan cukup baik: yakni bahasa Jawa, Indonesia, dan Inggris.

"Pendaftaran sudah mulai dan tutup nanti tanggal 19 Agustus," ujar Yeti.

Seleksi untuk menguji wawasan kepariwisataan dan pengetahuan umum akan dilangsungkan pada Senin, 22 Agustus, yang pengumumannya diumumkan 2 hari kemudian. Mereka yang lolos seleksi akan mengikuti technical meeting pada Jumat, 26 Agustus 2022, yang selanjutnya akan diberikan bimbingan teknis pada Senin, 29 Agustus 2022.

"Karantina akan kita mulai pada awal September, dan puncaknya grand final akan kita gelar pada Sabtu, 3 September 2022 di Alun-Alun Kota Blora."

Peliput: Gatot Aribowo