Agrowisata Desa Bangsri, Kecamatan Jepon

Inovasi baru pengembangan desa wisata

Setelah sempat jaya dengan destinasi wisata Kampung Pelangi, Desa Bangsri di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora menggagas agrowisata kebun semangka. Menggunakan lahan milik pemerintahan desa setempat, wisata kebun semangka telah 2 kali panen di bulan Juni dan September 2022.

USAHA kebun buah semangka di Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora cukup prospektif. Lahan yang digagas Pemdes Bangsri sebagai wisata petik buah itu kembali panen raya semangka super untuk kali kedua, Senin (19/9/2022). Sebelumnya, panen pertama kebun semangka yang dikelola badan usaha milik desa setempat ini pada 19 Juni 2022.

Bagi warga yang ingin menikmati wisata petik semangka langsung dari kebun dipersilahkan. Nantinya, ditimbang sendiri dan baru dihitung harganya.

Sekaligus bisa melihat bagaimana penyiraman tanaman semangka di Bangsri yang memakai drone.

Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si juga kemblali ikut panen buah semangka di Desa Bangsri bersama petani setempat.

"Senang sekali karena bisa ke Bangsri lagi. Ini sudah kedua kalinya saya ikut panen semangka dengan petani di Bangsri,’’ ungkap Bupati Arief.

Bupati yang mempunyai sapaan akrab Mas Arief itu akui bahwa semangka dari Desa Bangsri rasanya manis.

"Semangka dari Desa Bangsri ini top, manis dan segar. Untuk para pecinta buah-buahan dipersilahkan, ke Desa Bangsri ada usaha menanam semangka. Hasilnya bagus. Untuk masyarakat yang ingin petik buah datang ke Bangsri, nanti nimbang sendiri langsung dihitung,” kata Bupati Blora.

Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora mengapresiasi Pemerintah Desa Bangsri yang melibatkan petani secara langsung dengan berbagai inovasi.

“Apresiasi dengan apa yang telah dilakukan oleh Desa Bangsri. Panen raya semangka ini merupakan langkah inovatif yang patut dicontoh. Apalagi proses perawatannya sudah menggunakan peralatan modern seperti drone untuk menyiram dan lain sebagainya,” ucap Mas Arief.

Sementara itu, Kepala Desa Bangsri, Laga Kusuma mengungkapkan, semangka yang dipanen kali kedua di desanya ditanam pada sawah seluas 1 Hektar yang merupakan tanah bengkok desa.

Dijelaskan Laga, untuk menyiram kebun semangka selain memakai drone, Desa Bangsri juga ada program perairan desa dengan wujud sumur bor.

"Harapannya, kedepan para petani tidak kesusahan air lagi," ucap Laga.

***